Sejarah Singkat

Geografis

Secara Historis Kota Sukabumi dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai Burgerlijk Bestuur (1914) dengan status Geenteraad Van Sukabumi yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada orang-orang Belanda dan Eropa sebagai pengelola perkebunan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Cianjur dan Lebak. Dalam konteks perekonomiaan regional kala itu Kota Sukabumi sudah dilengkapi dengan fasilitas pergudangan.perbengkelan dan jaringan transportasi seperti kereta api dan jalan raya yang berakses langsung ke pelabuhan samudera di Jakarta sehingga terjadi kegiatan ekspor-impor.
Kota Sukabumi termasuk ke dalam kategori kota kecil yang disebut sebagai Kotapraja. Kotamadya dan terakhir menjadi Kota yang memiliki areal 1.215 Ha yang terdiri dari 2 (dua) Kecamatan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1995 Kota Sukabumi mengalami perluasan menjadi 4.800.23 Ha. sehingga ada penambahan desa-desa dan kecamatan yang kemudian dimekarkan menjadi 7 (tujuh) kecamatan. yaitu Kecamatan Cikole. Cibeureum. Citamiang. Lembursitu. Warudoyong. Baros dan Gunung Puyuh yang terdiri dari 33 kelurahan dengan batas-batas wilayah administrasi sebagai berikut :

  • Sebelah Utara dengan Kecamatan Sukabumi (Kabupaten Sukabumi)
  • Sebelah Selatan dengan Kecamatan Nyalindung (Kabupaten Sukabumi)
  • Sebelah Barat dengan Kecamatan Cisaat (Kabupaten Sukabumi)
  • Sebelah Timur dengan Kecamatan Sukaraja (Kabupaten Sukabumi)

Iklim

Iklim Kota Sukabumi adalah diklasifikasikan sebagai tropis. Ini adalah banyak curah hujan di Kota Sukabumi. bahkan di bulan terkering. Iklim di sini diklasifikasikan sebagai Af berdasarkan sistem Köppen-Geiger. Suhu rata-rata di Kota Sukabumi adalah 27.1 °C. Tentang 3878 mm presipitasi yang jatuh setiap tahunnya

Demografis

Wilayah Kota Sukabumi terletak pada bagian selatan tengah Jawa Barat pada titik koordinat 1060 45’ 50” BT dan 1060 45’ 10” Bujur Timur. 60 50’ 44” Lintang Selatan. terletak di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango yang ketinggiannya 584 m di atas permukaan laut. dengan kemiringan 00 – 30 dan 30 – 80 di bagian utara. Secara geografis Kota Sukabumi terletak diantara pusat pertumbuhan mega urban Jabodetabek dan Bandung Raya. Jarak dari Ibukota Provinsi Jawa Barat (Bandung) ± 92 KM dan Jarak dari Ibukota Negara (Jakarta) ± 120 KM. Cukup dekatnya jarak membuat tingginya pergerakan orang dan barang dari kota-kota tersebut. Hal ini juga membuka kesempatan kepada Kota Sukabumi untuk mengembangkan diri sebagai pusat pelayanan berkualitas di bidang perdagangan. pendidikan dan kesehatan yang merupakan visi Kota Sukabumi dengan didukung oleh tenaga profesional. kelengkapan sarana dan prasarana perekonomian. jasa pendidikan dan kesehatan berskala pelayanan regional.

Luas Wilayah

Luas Wilayah Kota Sukabumi adalah ±48 Km” dengan jarak terjauh dari Utara ke Selatan ±7.5 Km dan dari Barat ke Timur ±6 Km yang terdiri dari 7 Kecamatan. 33 Kelurahan. 355 Rukun Wargaa (RW) dan 1.548 Rukun Tetangga (RT). Penggunaan tanah paling banyak dipergunakan untuk pertanian yaitu seluas 2.316 Ha dan yang paling kecil adalah penggunaan lahan untuk lain-lain seluas 300 Ha. Kematan Lembursitu merupakan kecamatan paling luas yaitu 8.89 km” atau sebesar 18.52% dari luas Kota Sukabumi. sedangkan Kecamatan yang paling kecil adalah Kecamatan Citamiang dengan luas 4.04 Km”.